Back to Kompasiana
Artikel

Wirausaha

Ongky Hojanto

Pembicara Seminar | Book Writer | Public Speaker Trainer | NLP Trainer

Jenis-jenis Presentasi

REP | 06 July 2013 | 09:01 Dibaca: 622   Komentar: 0   0

Para pendapat ahli mengungkapkan bahwa jenis presentasi yang biasa digunakan pada saat presentasi meliputi :

1. Presentasi Dadakan (Impromptu)

2. Presentasi Naskah (Manuscript)

3. Presentasi Hafalan (Memoriter)

4. Presentasi Ekstempore

1. Presentasi Dadakan (Impromptu)

Pembicaraan impromptu merupakan jenis presentasi yang dilakukan secara mendadak tanpa persiapan apapun. Dalam hal ini pembicara ditunjuk langsung untuk menyampaikan informasi kepada para pendengar, tanpa melakukan persiapansegala sesuatunya, baik itu mengenai tema pembicaraan maupun alat bantu yang digunakan, sehingga perasaan pembicara akan mengejutkan.

2. Presentasi Naskah (Manuscript)

Presentasi naskah merupakan jenis presentasi dimana dalam menyampaikan informasinya, seorang pembicara melakukannya dengan membaca naskah. Tidak sedikit orang dalam menyampaikan informasi menggunakan naskah berupa teks. Setiap kata-kata yang keluar merupakan hasil dari sebuah naskah, pembicara melupakan tugasnya yang utama yaitu melakukan kontakmata dengan pendengar. Jadi dapat dikatakan pembicara bukan menyampaikan pidato, tetapi membacakan naskah pidato.

3. Presentasi Hafalan (Memoriter)

Jenis presentasi yang dilakukan menghapal dari teks yang telah disediakan. Bebeda dengan jenis manuscript, memoriter tidak menggunakan naskah dalam penyampaiannya, pembicara hanya melakukan persiapannya dengan menghapal dari teks dimana isinya mengenai informasi yang akan disampaikan. Kelebihan dan kelemahannya hampir sama dengan manuscript. Jenis ini sangat buruk untuk dilakukan, karena apabila melupakan kata-kata dari naskah maka presentasi yang dilakukan akan terjadi kegagalan.

4. Presentasi Ekstempore

Jenis ekstempore merupakan jenis presentasi yang paling baik untuk dilakukan dibanding jenis lainnya. Pembicara mempersiapkan materi dengan garis besarnya saja, kemudian pada saat presentasi akan dijabarkan secara mendetail.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Beginilah Caranya Orang Tua Dihargai di …

Tjiptadinata Effend... | | 06 March 2015 | 17:03

Menyelesaikan Cinta Masa Lalu …

Gunawan Sri Haryono | | 06 March 2015 | 18:07

Indonesia Darurat Migas: Analisis Dampak dan …

Erwin Suryadi | | 06 March 2015 | 15:09

Pencegahan Infeksi Sinusitis …

Doni Punyablog | | 06 March 2015 | 15:11

Kompasiana Drive&Ride: ”Be Youthful, …

Kompasiana | | 26 February 2015 | 22:29


TRENDING ARTICLES

Menghina Lulung Menghina Warga Jakarta …

Abest | 6 jam lalu

Jawaban Edi Abdullah Atas Artikel bantahan …

Edi Abdullah | 7 jam lalu

Gaya Komunikasi Ahok …

Mas Badiyo | 8 jam lalu

Bantahan atas tulisan Edi Abdullah: Niat …

Hendra Budiman | 9 jam lalu

Lulung The Godfather …

Bayu Ertanto | 16 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: